
Menghadapi Toxicity dengan Sikap Positif
7 Mei 2025
Tabungan Berjangka vs Tabungan Rutin: Mana yang Lebih Menguntungkan
13 Mei 2025Kalau kamu lagi cari tempat wisata di Jogja yang unik dan penuh nuansa alam, Tebing Breksi bisa banget masuk dalam daftar destinasi kamu. Terletak di sebelah selatan Candi Prambanan, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, tempat ini dulunya adalah lokasi tambang batuan yang sekarang disulap jadi objek wisata keren dengan nuansa seni dan geologi yang kental.

Sejarah Singkat Tebing Breksi
Sebelum dikenal seperti sekarang, Tebing Breksi adalah area tambang yang jadi sumber mata pencaharian warga sekitar. Batu-batu yang ditambang di sini berasal dari material letusan Gunung Api Purba Nglanggeran, yang kemudian mengendap menjadi batuan keras setelah bertahun-tahun.
Namun, semuanya berubah sejak tahun 2014 ketika penambangan dihentikan karena hasil kajian gabungan dari peneliti ITB dan UPN menunjukkan bahwa batuan di area ini tergolong langka dan bernilai geologis tinggi. Batuan tersebut dikenal sebagai batuan tufan vulkanik yang termasuk dalam kategori geoheritage. Setahun kemudian, pada 2015, Tebing Breksi resmi dijadikan kawasan lindung dan mulai dikembangkan menjadi objek wisata.
Keindahan dan Daya Tarik
Sekilas, tempat ini masih tampak seperti bekas tambang. Tapi berkat kreativitas masyarakat, Tebing Breksi kini jadi destinasi yang estetik banget. Dinding-dinding tebing yang dulunya polos sekarang penuh dengan pahatan artistik yang membuat pengunjung tak henti berdecak kagum. Ada tangga yang dipahat langsung dari batuan tebing, memudahkan siapa saja untuk naik ke bagian atas dan menikmati pemandangan luas dari ketinggian.
Dari atas, kamu bisa melihat panorama alam sekitar yang indah, mulai dari kota Yogyakarta, perbukitan hijau, hingga Candi Prambanan di kejauhan. Waktu terbaik buat datang ke sini tentu saja saat sore menjelang senja—suasana jadi lebih adem, dan pemandangan matahari terbenamnya juga juara.
Tlatar Seneng dan Amphitheater
Satu hal yang jadi highlight di Tebing Breksi adalah Tlatar Seneng, sebuah panggung pertunjukan yang dibangun melingkar mirip Colosseum mini. Tempat ini sering digunakan untuk pertunjukan seni, gathering, atau konser musik lokal. Selain itu, ada juga amphitheater terbuka yang bikin vibe tempat ini makin artsy dan cocok buat event outdoor.
Fasilitas dan Spot Foto
Cukup dengan tiket masuk seharga Rp10.000, kamu sudah bisa menikmati keindahan kawasan ini. Selain pahatan batu yang ikonik, ada banyak spot foto kece yang disiapkan pengelola. Setidaknya ada 12 spot foto yang dihias dengan tanaman hias, properti unik, sampai burung hantu jinak yang bisa diajak foto bareng. Buat yang ingin sedikit petualangan, tersedia juga mobil offroad yang bisa disewa untuk keliling kawasan.
Akses Mudah dari Kota Jogja
Tebing Breksi berjarak sekitar 17 km dari pusat Kota Yogyakarta dan bisa ditempuh dalam waktu 25–30 menit. Akses jalan menuju lokasi sudah diaspal dan cukup baik untuk dilewati berbagai jenis kendaraan, mulai dari motor, mobil pribadi, hingga bus pariwisata. Selain itu, rambu-rambu penunjuk jalan juga sudah lengkap, jadi kamu nggak perlu khawatir tersesat.
Tempat ini juga berdekatan dengan beberapa destinasi terkenal lainnya seperti Candi Ijo, Keraton Boko, dan Batu Papal, jadi sangat pas kalau kamu ingin sekalian menyusun itinerary dalam satu jalur.
Tebing Breksi adalah contoh nyata bagaimana bekas tambang bisa disulap jadi tempat wisata yang edukatif sekaligus instagenic. Cocok buat kamu yang lagi cari destinasi untuk city tour Jogja yang beda dari yang lain.
Kalau pengin lebih praktis, tinggal pilih saja paket dari wisata Pijar Tourindo. Kamu bisa duduk manis dan menikmati pengalaman wisata tanpa harus ribet atur transportasi dan rute. Cocok banget buat keluarga, rombongan kantor, atau kamu yang cuma punya waktu singkat di Jogja tapi pengin explore tempat yang nggak biasa.



